Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pamer Rumah Hingga Kendaraan Mewah Hasil Penipuan, Kini 2 SULTAN ini Mendekap di Penjara: Seketika JATUH MISKIN

 Jakarta - Doni Salmanan dan Indra Kenz bernasib sama. Dua afiliator yang pernah dijuluki 'crazy rich' tersebut kini sama-sama berstatus tersangka hingga akhirnya ditahan.

Sementara itu, perbedaan Doni Salmanan dan Indra Kenz adalah Indra Kenz lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus aplikasi Binomo. Doni Salmanan menyusul kemudian menjadi tersangka terkait kasus platform Quotex.

Dirangkum detikcom, Rabu (3/9/2022) berikut ini persamaan dan perbedaan Doni Salmanan dan Indra Kenz yang kini jadi tersangka.

Doni Salmanan dan Indra Kenz Sama-sama 'Crazy Rich'

Doni Salmanan dan Indra Kenz sama-sama dikenal sebagai 'crazy rich'. Julukan ini tersemat karena kekayaan mereka. Selain itu, keduanya juga gemar flexing atau memamerkan harta kekayaannya lewat channel Youtube masing-masing. Keduanya juga kerap mengaku sebagai orang yang sukses lewat trading.

Sedangkan Doni Salmanan juga pernah membuat heboh karena membeli komputer PC seharga Rp 200 juta. Doni mengatakan bahwa PC itu hanya untuk editing.

Selain pamer kekayaan, Doni Salmanan dan Indra Kenz juga kerap memamerkan aksi bagi-bagi uang. Doni Salmanan pernah viral membagi-bagikan uang di jalanan Bandung. Aksi bagi-bagi uang juga pernah dilakukan oleh Indra Kenz. Ia pernah membagikan uang dollar Singapura kepada teman-temannya.

Indra Kenz Foto: dok. Instagram/@indrakenz


Doni Salmanan dan Indra Kenz Sama-sama Afiliator

Doni Salmanan dan Indra Kenz sama-sama dikenal sebagai afiliator Binary Option yaitu Binomo. Doni Salmanan juga adalah afiliator Quotex. Mereka diketahui sama-sama mendapat keuntungan dari member grup Telegram yang mereka buat. Doni Salmanan dan Indra Kenz menjadi mentor trading di grup tersebut.

Namun, Doni Salmanan dan Indra Kenz sama-sama membubarkan grup Telegram ini ketika kasus afiliator mulai ramai dibicarakan.

Doni Salmanan Foto: Instagram: @donisalmanan


Doni Salmanan dan Indra Kenz Sama-sama Dilaporkan Polisi

Doni Salmanan dan Indra Kenz sama-sama dilaporkan karena kasus investasi bodong. Indra Kenz dilaporkan terlebih dulu oleh Maru Nazara dkk terkait dugaan perjudian hingga penipuan berkedok binary option Binomo ke Bareskrim Polri pada Februari 2022 lalu.

Indra Kenz sempat melaporkan balik Maru Nazara atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Indra Kenz merasa dicemarkan nama baiknya karena dituduh penipuan Binomo. Namun, Bareskrim Polri tidak melanjutkan laporan Indra Kenz ini.

Pengacara korban Quotex, Bayu Manuhutu, menjelaskan bahwa Doni Salmanan dilaporkan karena menipu lewat grup Telegram VIP Quotex.

Doni Salmanan dan Indra Kenz Sama-sama Sempat 'Ngaku' Sakit
Doni Salmanan dan Indra Kenz sama-sama pernah mengaku sakit saat kasusnya bergulir. Indra Kenz sempat mengaku sakit dan menjalani pengobatan di Turki saat kasusnya bergulir. Sedangkan Doni Salmanan juga sempat menunjukkan dirinya memakai baju operasi dan mengaku sakit.

Doni Salmanan dan Indra Kenz lalu sama-sama jadi tersangka dan ditahan. Simak di halaman selanjutnya.